NEWS UPDATE :  

Tata Tertib Sekolah

Tata Tertib Sekolah

TATA KRAMA DAN TATA TERTIB
KEHIDUPAN SOSIAL SEKOLAH BAGI SISWA SMK MUHAMMADIYAH 6 JAKARTA

PENDAHULUAN

Bismillahirrahmannirrahim

Segala puji hanyalah untuk Allah SWT Tuhan semesta alam, kepada Allah SWT kita serahkan segala urusan dan hanya kepada Allah kita mengharap pertolongan-Nya.

Dalam perkembangan dan pertumbuhan siswa sejalan dengan pertambahan usianya, perlu diberi pengetahuan dan pemahaman nilai-nilai yang berlaku dalam lingkungan kehidupannya agar ia tidak dianggap asing dan dapat diterima dalam kelompoknya sehingga ia berhasil dalam mencapai apa-apa yang sedang diusahakannya.

Dengan demikian ilmu pengetahuan dan keterampilan yang diperolehnya disekolah tumbuh sejajar dengan kedewasaan moral dan rasa tanggung jawab yang akan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Untuk upaya tersebut diperlukan berbagai usaha dan salah satu diantaranya adalah dengan mengadakan Pedoman Peraturan tentang tatakrama dan tata tertib kehidupan sosial sekolah bagi siswa di SMK Muhammadiyah 6 Jakarta, yang bertujuan untuk:

  1. Tata krama dan tata tertib sekolah ini dimasudkan sebagai rambu-rambu dilingkungan sosial sekolah dalam rangka menciptakan iklim dan kultur sekolah yang dapat menunjang kegiatan pembelajaran efektif dan efisien serta holistik.
  2. Tata krama dan tata tertib sekolah ini di buat berdasarkan nilai-nilai yang dianut sekolah dan masyarakat sekitar, yang meliputi : nilai ketakwaan, sopan santun dalam pergaulan, kedisiplinan dan ketertiban, kebersihan, kesehatan, kerapian, keamanan dan nilai-nilai yang mendukung kegiatan belajar yang efektif.
  3. Setiap siswa wajib melaksanakan ketentuan yang tercantum dalam tata krama dan tata tertib ini secara konsekwen dan penuh kesadaran dan keikhlasan.

Semoga Pedoman Peraturan ini benar-benar difungsikan guna keberhasilan anak didik sebagai generasi penerus bangsa, generasi yang berakhlak mulia.

 

BAB I

HAK-HAK SISWA:

1. Mendapatkan pelayanan pendidikan di SMK Muhammadiyah 6 Jakarta.

2. Mendapatkan pembinaan dan bimbingan dari guru dalam berbagai kegiatan yang diadakan di sekolah.

3. Menggunakan sarana dan prasarana/fasilitas sekolah yang telah ditentukan untuk siswa dengan penuh tanggung jawab.

4. Mengajukan pertanyaan, usul, dan saran-saran yang konstruktif kepada Guru/Kepala Sekolah.

 

BAB II

KEWAJIBAN SISWA

 

Pasal 1

Pakaian Sekolah

1.    Pakaian Seragam

Seluruh siswa wajib mengenakan pakaian seragam sekolah dilengkapi dengan badge/atribut sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan oleh sekolah setiap harinya dengan memakai dalaman (singlet) berwarna putih, dilarang kaos oblong dan memakai kaos kaki putih panjang.


Pengaturan Seragam SMK Muhammadiyah 6 Jakarta:

Hari

Laki-laki

Perempuan

Senin (Putih)

 

Atas kemeja putih lengan pendek dimasukkan+dasi abu-abu, Bawah celana putih+Ikat pinggang hitam, almamater+atribut lengkap, Sepatu hitam.

Atas putih lengan panjang, Bawah rok putih+almamater +atribut lengkap+jilbab putih+ciput, Sepatu hitam.

Selasa (Office Day)

Atas kemeja batik IPM lengan pendek dimasukkan+almamater, Bawah celana hitam+Ikat pinggang hitam, Sepatu pantopel.

Atas kemeja batik IPM lengan panjang dimasukkan+almamater, Bawah rok span hitam+Jilbab hitam+ciput, Sepatu pantopel.

Rabu (HW)

 

Atas seragam HW +atribut  Bawah celana biru +ikat pinggang hitam Kelas

Atas seragam HW + atribut Bawah rok biru +ciput - Jilbab biru.

 

Kamis (Batik)

Atas batik sekolah, Bawah celana abu-abu+Ikat pinggang hitam, sepatu hitam.

Atas batik sekolah, Bawah rok abu-abu+Jilbab putih+ciput, sepatu hitam.  

Jumat (Muslim)

Atas muslim sekolah tidak dimasukan, Bawah celana abu-abu+Ikat pinggang hitam.

Atas muslimah sekolah, Bawah rok abu-abu+Jilbab putih+ciput.

 

2.   Pakaian Olah Raga

Untuk pakaian olah raga saat praktek lapangan siswa wajib memakai pakaian khusus yang telah ditetapkan oleh sekolah (untuk siswa putri ukurannya lebih longgar dan berjilbab).

 

Pasal 2

Rambut. Kuku, Tato, Make up

1. Umum: siswa dilarang: Berkuku panjang, mengecat rambut dan kuku, serta bertato, termasuk dengan tinta henna.

2. Khusus siswa laki-laki: Tidak diperkenankan berambut panjang, bercukur gundul, rambut dicat. (Standar rambut: depan tidak menutupi kening, samping tidak sampai daun telinga, belakang tidak mengenai kerah baju, atas tidak lebih dari 4 cm), memakai kalung, tindik, anting dan gelang.

3. Khusus siswa perempuan: tidak berhias (make up) berlebih-lebihan kecuali hanya cukup bedak tipis, dilarang memakai lipstick atau gincu.

 

Pasal 3

Masuk dan Pulang Sekolah

1. Siswa wajib hadir di lingkungan sekolah 5 menit sebelum bel berbunyi, bel masuk berbunyi pukul 06.45 WIB dari hari senin-Jumat.

2. Siswa terlambat datang dari 1-5 menit tidak diperkenankan langsung masuk kelas dan diberi tugas tambahan oleh Petugas Piket serta dicatat pada buku piket.

3. Siswa terlambat datang dari 6-25 menit tidak diperkenankan langsung masuk kelas dan dikenakan sanksi denda Rp. 5.000,- serta dicatat pada buku piket.

4. Siswa terlambat datang lebih dari 25 menit dikenakan sanksi dipulangkan serta dicatat pada buku piket.

5. Siswa terlambat datang lebih 5 kali kasus dalam satu bulan akan dilakukan pemanggilan orangtua wali murid oleh Guru BK

6. Siswa wajib mengikuti tadarus bersama sekitar 15 menit setiap hari pada awal masuk kelas jam pertama.

7. Selama pelajaran berlangsung dan pada pergantian jam pelajaran, siswa dilarang berada diluar kelas kecuali mendapat izin dari guru atau melaksanakan praktek olahraga atau praktek lainnya.

8. Pada waktu pelajaran berlangsung, bila hendak meninggalkan sekolah harus membawa Surat keterangan izin dari TU ditanda tangani Piket/BK dan ditanda tangani guru mata pelajaran yang sedang berlangsung.

9. Pada waktu pulang siswa diwajibkan langsung pulang ke rumah, kecuali yang mengikuti sholat jum’at atau ekstrakurikuler atau pendalaman materi

10. Pada waktu pulang siswa dilarang duduk-duduk (nongkrong) di tepi jalan atau ditempat-tempat tertentu.

11. Siswa pulang apabila bel tanda pelajaran selesai/habis berbunyi. Pada waktu berada disekitar lingkungan sekolah dan pada saat waktu pulang, siswa masih tetap terikat dengan tata tertib sekolah.

Pasal 4

Kebersihan, Kedisiplinan dan Ketertiban

1. Setiap kelas dibentuk beberapa TIM PIKET KELAS setiap hari yang secara bergiliran bertugas menjaga kebersihan dan ketertiban kelas.

2. Setiap tim piket yang bertugas hendaknya menyiapkan dan memelihara perlengkapan kelas dan alat-alat kebersihan kelas.

3. Tim piket kelas dibuat atau disusun wali kelas bersama pengurus kelas.

4. Tim piket kelas melaksanakan tugas setelah jam pulang sekolah sehari sebelumnya dengan uraian tugas sebagai berikut:

4.1. membersihkan lantai, dinding kaca jendela serta merapikan meja, kursi dan meja guru sebelum jam pelajaran pertama dimulai.

4.2. mempersiapkan sarana dan prasarana pembelajaran, misalnya spidol, membersihkan papan tulis dan lain-lain.

4.3. merapihkan kursi dan meja siswa serta guru seperti taplak dan hiasan bunga di meja guru.

4.4. melaporkan kepada guru piket/Wali kelas/BK tentang tindakan-tindakan pelanggaran dikelas yang menyangkut kebersihan dan ketertiban kelas, misalnya: coret-coret, berbuat gaduh (ramai) atau merusak barang-barang.

5. Setiap siswa berbudaya bersih lingkungan menjaga kebersihan kamar kecil/toilet, halaman sekolah, taman sekolah dan lingkungan sekolah demi menjaga lingkungan yang ASRI (Aman, Sejuk, Rapih dan Indah).

6. Setiap siswa harus membuang sampah di tempat sampah yang disediakan.

7. Setiap siswa membiasakan budaya antri dalam mengikuti berbagai kegiatan sekolah yang berlangsung bersama-sama.

8. Setiap siswa wajib menjaga ketenangan dan ketertiban baik dikelas, laboraturium komputer, Masjid, dan lain-lain.

9. Setiap siswa mentaati jadwal kegiatan sekolah, seperti penggunaan dan peminjaman buku di perpustakaan, penggunaan laboraturium komputer, serta dilarang keras merusak sarana dan prasarana fasilitas sekolah seperti mencoret-coret dinding sekolah, meja, WC, dan fasilitas sekolah lainnya.

10. Setiap siswa menyelesaikan tugas yang di berikan sekolah sesuai ketentuan yang ditetapkan.

11. Sekretaris kelas melaporkan/mengantar absensi kelas ke TU setiap akhir bulan dan mengambil blanko absensi untuk bulan berikutnya.

 

Pasal 5

Sopan Santun Pergaulan

Dalam pergaulan sehari-hari disekolah, setiap siswa hendaknya:

1. Mengucapkan salam dan bersalaman kepada kepala sekolah, guru, pegawai atau tamu sekolah serta antara sesama teman apabila baru bertemu pada pagi/siang hari saat datang dan pulang sekolah.

2. Saling menghormati antara sesama siswa, menghargai perbedaan teman belajar, teman bermain dan bergaul baik disekolah maupun diluar sekolah dan menghargai perbedaan agama dan latar belakang sosial budaya masing-masing.

3. Menghormati ide, pikiran dan pendapat, hak cipta orang lain, dan hak milik teman dan warga sekolah

4. Berani menyatakan dan menyampaikan yang benar adalah benar dan yang salah adalah salah.

5. Menyampaikam pendapat secara sopan tanpa  menyinggung perasaan orang lain.

6. Berani mengakui kesalahan yang terlanjur telah dilakukan dan minta maaf apabila merasa melanggar hak orang lain atau berbuat salah kepada orang lain.

7. Menggunakan bahasa/perkataan yang santun dan sopan,menciptakan hubungan harmonis dengan orang yang lebih tua dan teman sebaya serta tidak menggunakan kata-kata kotor dan kasar, cacian dan kata-kata porno.

Pasal 6

Upacara Bendera dan Peringatan Hari-Hari Besar

1. Upacara bendera setiap hari senin, setiap siswa wajib mengikuti upacara bendera dengan pakaian seragam yang telah ditentukan, memakai topi dan dasi bagi siswa laki-laki.

2. Peringatan hari-hari besar

2.1. setiap siswa wajib mengikuti upacara hari-hari besar nasional seperti hari kemerdekaan, pendidikan nasional, hari guru dan lainnya sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

2.2. setiap siswa wajib mengikuti kegiatan peringatan hari-hari besar keagamaan dan hari bermuhammadiyah.

Pasal 7

Kegiatan Ibadah

1. Siswa wajib membaca al-quran dengan baik dan benar pada saat tadarus kelas dan kegiatan keislaman.

2. Setiap siswa wajib melaksanakan sholat zhuhur berjamaah di masjid pada hari senin-kamis.

3. Siswa putri yang sedang berhalangan harus mengisi absen sholat dengan penuh kejujuran

4. Setiap siswa wajib mengikuti pengajian yang diadakan oleh sekolah dan muhammadiyah termasuk pesantren ramadhan, pesantren kilat dan lain-lain.

 

Pasal 8

Identitas Siswa

1. Setiap siswa wajib memiliki kartu pelajar SMK Muhammadiyah 6 Jakarta

2. Kartu Pelajar berlaku selama siswa aktif belajar di SMK Muhammadiyah 6 Jakarta

3. Apabila Kartu Pelajar hilang atau rusak harus mengganti dengan biaya dua kali lipat dari biaya pembuatan awal.

 

Pasal 9

Kegiatan Ekstrakurikuler

1. Setiap siswa wajib mengikuti satu jenis/kegiatan ekstrakurikuler.

2. Siswa memilih kegiatan ekstrakurikuler menurut hobi, bakat, dan kemampuan masing-masing dengan maksimal dua pilihan ekstrakurikuler.

Adapun kegiatan ekstrakurikuler sebagai berikut:


1.         Paduan Suara

2.         PASKIBRA

3.         Tari Saman

4.         HW

5.         Marawis

6.         Teater

7.         Tapak Suci

8.         Futsal

9.         Basket

10.     Volly


 

Pasal 10

Keuangan

1.       Sesuai dengan ketentuan yang berlaku, administrasi keuangan sekolah harus dilunasi paling lambat tanggal 10 (sepuluh) pada bulan berjalan.

2.       Setiap pembayaran uang sekolah harus menyerahkan kartu yang dibuatkan oleh sekolah dan menerima bukti pembayaran

3.       Keterlambatan pembayaran uang sekolah akan mendapatkan peringatan secara lisan maupun tulisan disampaikan kepada orang tua/wali murid.

 

BAB III

LARANGAN, PELANGGARAN DAN SANKSI

1.       Siswa yang datang terlambat tidak diperkenankan masuk kelas tanpa izin Guru Piket dan Guru di kelas dari waktu yang telah ditentukan, denda terlambat Rp. 5.000, lebih dari 25 menit dipulangkan.

2.       Siswa dilarang menerima tamu selama jam pelajaran berlangsung tanpa izin Guru piket.

3.       Para siswa dilarang:

a.       Putra            :

Berambut gondrong, rambut dicat, memakai gelang, kalung dan anting-anting, bertato, memakai kaos dalam yang bukan kaos singlet warna putih dan memakai topi yang bukan topi seragam sekolah (untuk rambut dipotong disekolah, sementara yang lain disita/diambil).

b.       Putri             :

Memakai perhiasan, bertato, berpakaian ketat, bersolek/berdandan berlebihan, dan rambut dicat.

4.       Siswa dilarang mencoret-coret tembok, meja, kursi, dan perlengkapan sekolah lainnya.

5.       Siswa dilarang melakukan kegiatan-kegiatan yang bersifat mengganggu jalannya pelajaran dan pendidikan di sekolah.

6.       Siswa dilarang mengaktifkan alat komunikasi/HP pada saat berlangsung kegiatan belajar, kecuali ada perintah guru yang berhubungan dengan KBM.

7.       Siswa dilarang menggunakan waktu istirahat dan menjelang sholat Jum’at untuk bermain bola di lapangan lingkungan sekolah.

8.       Siswa dilarang membawa buku-buku, gambar-gambar porno dan HP yang berisi film porno atau media lainnya yang tidak ada kaitannya dengan pelajaran.

9.       Siswa dilarang melawan guru baik secara lisan maupun tindakan.

10.   Siswa dilarang membawa rokok, merokok dikelas dan lingkungan sekitar sekolah.

11.   Siswa dilarang membawa senjata/alat-alat tajam yang membahayakan dan tidak ada hubungan dengan pelajaran.

12.   Siswa dilarang berkelahi secara perorangan maupun kelompok (tawuran).

13.   Siswa dilarang membawa, mengkonsumsi, mengedarkan obat-obatan terlarang/narkoba serta minum-minuman keras lainnya.

 

Setiap pelanggaran terhadap tata tertib akan dikenakan sanksi sebagai berikut:

1.       Berupa peringatan/teguran terhadap siswa yang bersangkutan.

2.       Pemberitahuan dan pemanggilan secara lisan dan tulisan kepada orangtua/wali murid.

3.       Menyerahkan siswa sementara waktu kepada orangtua/wali murid, berupa skorsing.

4.       Sesuai dengan peraturan gubernur bahwa sanksi bagi siswa penerima KJP yang merokok maka bantuan dana KJP langsung di STOP.

5.       Mengembalikan siswa kepada orangtua/wali murid (dikeluarkan) khusus untuk kasus tertentu apabila sudah dua kali melakukan pelanggaran yang serupa (poin 8-11)

6.       Mengembalikan siswa kepada orangtua/wali murid (dikeluarkan) secara langsung khusus untuk pelanggaran pada poin 12 dan 13.

7.       Seorang siswa yang tidak hadir mengikuti pelajaran (tanpa keterangan) hinga mencapai 25% dari hari belajar yang semestinya dalam satu tahun (semester ganjil dan genap) secara berturut-turut, maka siswa yang bersangkutan tidak berhak naik kelas sekalipun nilai hasil belajarnya pada buku rapot memenuhi syarat layak untuk naik kelas.

 

Hal-hal lain yang belum tercantum dalam peraturan/tata tertib ini akan diatur kemudian.

Kontak
Alamat :

Jl. K.H. Ahmad Dahlan No.20

Telepon : 8508015

Email : smk_muhammadiyah6@yahoo.co.id

KJP (Kartu Jakarta Pintar)
Pengumuman Kelulusan SMK DKI Jakarta